Jumat, 23 Maret 2012

Tentang Mental Kagetan: Antara Lady Gaga dan Visual Kei

Gue suka geli kalo ada yang marah-marah sama Lady Gaga karena katanya konsep visual dia yang serba extravagant dan over the top itu kayak niru Madonna. Oke lah kalo dibilang visualnya itu cuma gimmick karena musiknya biasa dan butuh sesuatu untuk mendongkrak itu. Masih debatable. Tapi repetan tentang 'originalitas konsep' ini bikin ngikik karena... well, honestly, itu bikin yang bilang jadi kedengeran kayak katak dalam tempurung. Mereka nggak pernah tau konsep seperti itu di luar kerangka 'Madonna', lalu serta-merta menasbihkan Madonna sebagai pionir. Kayaknya peramai scene glam/hair metal tahun 80-an pun akan ngetawain mereka.

Gue sendiri ngerasa ada kesamaan konsep Lady Gaga dengan yang diusung para punggawa genre visual kei dari Jepang, yaitu adanya kaitan kuat antara konsep musik dan konsep visualnya, jadi bukan asal nyentrik aja. Gue udah biasa dengerin visual kei dari ('kei' ditulis dengan kanji  yang berarti 'style' atau 'system') dari SMP, jadi udah nggak kaget lagi sama konsep Lady Gaga ini. Genre itu sendiri di Jepang udah dikenal dari akhir tahun 1980an, dengan band seperti X Japan dan Luna Sea sebagai beberapa dari pelopornya yang paling terkenal.

Tagline-nya aja udah 'psychedelic violence crime of visual shock'. Whatever that means.
Setelah itu, muncul beberapa band visual kei lain yang cukup influential seperti Kuroyume yang menginspirasi Dir en Grey sekaligus membuka jalan bagi band-band sejenis the Gazette di masa depan, Malice Mizer yang menjadi awal kemunculan superstar multitalenta Gackt, dan jangan lupa, L'Arc~en~Ciel pun mengawali karir mereka sebagai band visual kei.

Kuroyume, band dengan frontman Kiyoharu, salah satu visual rock godfather.
Malice Mizer di era keemasan, waktu Gackt masih jadi vokalis.
Nggak berenti di gothic, setelah era band-band yang gue sebutin di atas muncul band lain dengan konsep yang makin sinting. Ada beberapa yang jatohnya what the fuck abis kayak Psycho Le Cemu dengan lagu-lagu mereka yang bertema fantasi dan anime, tapi ada juga yang keren kayak Kagrra dengan unsur enka (musik tradisional Jepang) beserta konsep visual yang cocok dengan musik tersebut.

Psycho Le Cemu a.k.a. "God vomited musical rainbow on us".
Kagrra, was the best of enka rock, too bad their vocalist passed away.
Gue nggak mau ngomel panjang-lebar tentang visual kei sih. Sejarah dan musiknya bisa di-googling untuk yang tertarik tau lebih lanjut. Gue cuma pengen ngasih tau buat yang terlalu cepet menilai Lady Gaga niru Madonna, kalo di luar kerangka popular culture lo yang America-minded itu ada hal lain yang punya dasar pemikiran mirip. Terus apa gue bilang Lady Gaga itu visual kei, atau terinspirasi visual kei? Enggak juga. Visual kei pun sebelumnya pasti terinspirasi sama sesuatu yang udah ada, terus berkembang jadi bentuknya yang sekarang. Intinya, matahari nggak cuma bersinar di satu tempat aja. Seandainya lo mau memalingkan muka, lo akan ngeliat bahwa di tempat lain ada banyak orang yang udah lebih dulu melakukan hal yang sekarang lagi bikin lo mangap terkagum-kagum. Jadi orang jangan kagetan, apalagi di era internet kayak gini.

Lagipula, kenapa sih lo nggak lebih dulu nilai seorang artist berdasarkan karya dan penampilan dia sendiri, sebelum ngebandingin dengan artist yang udah lebih dulu muncul? Kalopun mau bilang artist A meniru artist B, lo juga mesti punya alasan dan argumen yang cukup buat itu, otherwise orang lain cuma bakal ngeliat elo sebagai 'barisan sakit hati', fans yang nggak terima idolanya kalah terkenal sama artist baru yang satu tipe. Well, terserah lo sih kalo nggak keberatan dilihat seperti itu. But it's just ultra-pathetic, really.

2 komentar:

  1. this post combined 2 of my daily doses! well, Gaga mungkin baru beberapa tahun abis Poker Face rilis. tapi Laruku, Dir en Grey, Malice Mizer, dll adalah kenangan waktu SMP :") Thanks for pointing out something interesting. gue sendiri ga pernah mikir kalo ini bisa dikorelasiin. well, gue lebih kasian sama yg nyaing2in Gaga sama Katy Perry. duh, Madonna aja masih kalah dlm hal kualitas vokal sama Gaga, ini lagi si Katy sember pake acara sok2 versus. ya kebanting. #personal #agakmenggebu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hiya, thanks to you, too, for reading this ramble! xD Sebenernya masalah selera gue gak pengen ngebanding-bandingin (walaupun gue gak suka sama orang yang nggak bisa jelasin kenapa mereka suka/nggak suka sama sesuatu). Tapi kalo udah main dulu-duluan, siapa yang lebih dulu melakukan hal tertentu menentukan kualitas, kok agak bodoh. Selain itu bukan parameter bagus-nggaknya sesuatu, belum tentu juga yang kita anggep 'original' itu beneran original. 8)))

      Hapus